Oleh: bm56 | Oktober 29, 2012

Penerapan SPIP(Sistem Pengendalian Instansi Pemerintah)

Dalam PP 60 Tahun 2008 tentang SPIP, menyebutkan bahwa sebagai media untuk mengawal agar tujuan/sasaran instansi tercapai. Tujuan/Instansi tersebut terdapat pada RPJMD/Renstra dan tujuan tersebut harus memenuhi syarat SMART artinya : Spesifik, Measurabale(Dapat Diukur), Attainable(dapat dicapai), Realible (Dapat Dicapai) dan Timebound ( dalam waktu tertentu). Untuk mencapai tujuan ditetapakan kegiatan. Menurut PP 60 bahwa kegiatan tersebut harus mempunyai tujuan. Tjujan tersebut bisa diartikan output ataupun outcome.
Kondisi sekarang bahwa tujuan/sasaran yang dalam renstra belum memenuhi sayrat smart, sehingga sulit untuk melihat tujuan instansi secara jelas. Oleh karena kondisi Tujuan/Sasaran masih belum baik, maka SPIP tidak bisa diterapkan pada tujuan Instan. Untuk tujuan kegiatan sudah terformulasi lebih baik daripada tujuan instansi. Jadi untuk tingkat kegiatan SPIP sudah bisa diterapkan, karena tujuannya sudah jelas.
Kalau penerapan SPIP baru pada tingkat kegiatan, berarti belum bisa dikatakan bahwa penerapannya sudah sesuai dengan PP 60, karena PP60 mengehendaki bahwa SPIP dapat diterpakan pada Tujuan/Sasaran Instansi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: